Saturday, 12 November 2016

Pulse Width Modulation (PWM)



Pulse Width Modulation (PWM) secara umum adalah sebuah cara memanipulasi lebar sinyal yang dinyatakan dengan pulsa dalam satu periode, untuk mendapatkan tegangan rata-rata yang berbeda. Beberapa contoh aplikasi PWM adalah pemodulasian data untuk telekomunikasi, pengontrolan daya atau tegangan yang masuk ke beban, regulator tegangan, audio effect dan penguatan, serta aplikasi-aplikasi lainnya. 
Aplikasi PWM berbasis mikrokontroler biasanya berupa pengendalian kecepatan motor DC, pengendalian motor servo, dan pengaturan nyala terang LED. Oleh karena itu diperlukan pemahaman terhadap konsep PWM itu sendiri.
Sinyal PWM pada umumnya memiliki amplitude dan frekuensi dasar yang tetap, namun memiliki lebar pulsa yang bervariasi. Lebar pulsa PWM berbanding lurus dengan amplitude sinyal asli yang belum termodulasi. Artinya, sinyal PWM memiliki frekuensi gelombang yang tetap namun duty cycle bervariasi antara 0% hingga 100%.
PWM merupakan salah satu teknik untuk mendapatkan sinyal analog dari sebuah piranti digital. Secara analog setiap perubahan PWM-nya sangat halus, sedangkan secara digital setiap perubahan PWM dipengaruhi oleh resolusi PWM itu sendiri. Resolusi adalah jumlah variasi perubahan nilai dalam PWM tersebut. Misalkan suatu PWM memiliki resolusi 8 bit, berarti PWM ini memiliki variasi perubahan nilai sebanyak 256 variasi mulai dari 0 – 225 perubahan nilai yang mewakili duty cycle 0% – 100% dari keluaran PWM tersebut (Ghani & Fadhlan, 2012).

Cara Agar Blog Tidak Bisa Di Copy Paste Oleh Orang Lain

Cara Pertama -  Blog Tidak Bisa Di Copy Paste Dengan Menambahkan Script Pada Template

1. Pilih menu template
2. Lalu Pilih Edit HTML
3. Cari kode </head> ( Untuk memudahkan mencari kode </head> tekan CTRL + F lalu ketik </head> ) letakan kode berikut tepat dibawah kode </head>


<script type="text/javascript">
if (typeof document.onselectstart!="undefined") {
document.onselectstart=new Function ("return false");
}
else{
document.onmousedown=new Function ("return false");
document.onmouseup=new Function ("return true");
}
</script >

4. Selanjutnya pilih Simpan template
5. Selesai

Cara Kedua - Menonaktifkan Klik kanan & Menampilkan peringatan

1. Klik Tata Letak > Tambah Gadget > HTML/Javascript
2. Masukan kode berikut


<script>
var pesen="Jangan Suka Yang Instan !!!";
///////////////////////////////////
function clickIE4(){if (event.button==2){alert(pesen);return false;}}
function clickNS4(e){if (document.layers||document.getElementById&&!document.all){if (e.which==2||e.which==3){alert(pesen);return false;}}}
if (document.layers){document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);document.onmousedown=clickNS4;}
else if (document.all&&!document.getElementById){document.onmousedown=clickIE4;}
document.oncontextmenu=new Function("alert(pesen);return false")
</script>
3. Ubah Tulisan "Jangan Suka Yang Instan !!!" dengan tulisan peringatan sesuai dengan keinginan anda.
4. Save
5. Selesai 

Cara Ketiga - Dengan Memasang Banner Dari Copyscape

Selain mengecek keunikan artikel copyscape juga bisa kita jadikan sebagai cara untuk mencegah tindakan copy paste dengan memasang banner dari copyscape pada blog kita.

1. Langkah pertama Kunjungi situs copyscape.com
2. Klik Plagiarism warning banner
3. Klik salah satu banner yang anda sukai,
4. Setelah di klik copy kode yang telah di sediakan
5. Buka Blogger.com Klik Tata Letak > Tambah Gadget > HTML/Javascript
5.Masukan kode yang telah dicopy lalu Save
6. Selesai